Home / Daerah / Ekonomi

Jumat, 26 April 2024 - 16:01 WIB

Usung Program Youthocracy, Yayasan Jinoe Kembali Raih Hibah Indika Foundation

Usung Program Youthocracy, Yayasan Jinoe Kembali Raih Hibah Indika Foundation

Usung Program Youthocracy, Yayasan Jinoe Kembali Raih Hibah Indika Foundation

Lhokseumawe – Yayasan Jinoe, sebuah organisasi nirlaba anak muda yang bergerak di bidang pendidikan perdamaian dan toleransi yang berbasis di Kota Lhokseumawe, Aceh, kembali terpilih sebagai salah satu penerima hibah Impact Large Grant Rindang dari Indika Foundation tahun 2024.

Hal ini diumumkan oleh Indika Foundation pada 26 April 2024 melalui Zoom Meeting yang dihadiri oleh 301 perwakilan organisasi/komunitas muda se-Indonesia.

Keberhasilan ini sangat membanggakan bagi Yayasan Jinoe. Dari puluhan alumni organisasi/komunitas yang menerima hibah dari Indika Foundation sebelumnya, hanya 9 organisasi atau komunitas muda yang diundang untuk mengikuti seleksi Grant Rindang. Yayasan Jinoe kemudian berhasil lulus seleksi menjadi salah satu dari empat organisasi terpilih setelah melewati proses seleksi yang sangat ketat pada tahun ini.

“Kami sangat bersyukur atas kepercayaan kembali yang diberikan Indika Foundation kepada Yayasan Jinoe melalui hibah ini. Ini ketiga kalinya kami memenangkan hibah ini. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan bekerja keras dalam membangun perdamaian dan toleransi di Aceh melalui kaum muda,” ujar Ramadhan, Ketua Pembina Yayasan Jinoe.

Baca Juga  Gunakan Sabu, Polisi Tangkap Dua Wanita dan 1 Pria di Lhokseumawe

Lebih lanjut, Ramadhan juga menambahkan bahwa pada tahun ini Yayasan Jinoe mengusung Program YOUTHOCRACY (Youth Peacebuilding Initiative for Strengthening Tolerance and Democracy) yang akan memperkuat kapasitas kepemimpinan dan nilai-nilai toleransi di kalangan pemuda Aceh melalui serangkaian pelatihan intensif dan forum kolaboratif.

“Setelah kami melakukan training kepada 25 orang kaum muda Aceh tahun lalu, bersama mereka kami akan mengadakan pelatihan intensif selama 2 hari di 10 kabupaten/kota di Aceh untuk menjangkau 250 pemuda dengan tujuan meningkatkan pemahaman mereka tentang perdamaian dan toleransi di Aceh” Ujar lulusan Program Studi Sosiologi Universitas Syiah Kuala ini.

Lebih lanjut, Yayasan Jinnoe juga akan menggelar forum perdamaian di dua kampus, dengan tujuan mendorong dialog dan kerja sama antar 300 pemuda, akademisi, birokrat dan aktifis untuk membangun perdamaian di Aceh.

Yang paling unik dari proyek ini adalah para peserta Pelatihan YOUTHOCRACY akan ditantang untuk menyusun rekomendasi pembangunan untuk Aceh yang lebih inklusif melalui kertas kebijakan yang berisi permasalahan intoleransi di daerah masing-masing berserta solusi yang ditawarkan oleh para pemuda.

”Hasil dokumen yang telah kami susun akan disampaikan langsung kepada para wali kota yang termasuk dalam kota-kota intoleran versi Setara Institute. Kami mengharapkan agar para pemimpin daerah tersebut dapat memberikan perhatian dan komitmen yang kuat dalam menangani isu intoleransi di wilayah mereka.” Tambah pria yang akrab dipanggil Roma ini.

Baca Juga  Gunakan Sabu, Polisi Tangkap Dua Wanita dan 1 Pria di Lhokseumawe

Sementara itu, Fachrurrazi, Direktur Yayasan Jinoe, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang terus mendukung Jinoe saat ini. Kolaborasi dengan pemerintah dan sektor swasta telah memungkinkan Jinoe untuk merasakan dampaknya yang luas di kalangan pemuda di Provinsi Aceh.

“Dalam kapasitasnya sebagai tempat bagi pemuda, Jinoe akan terus mengembangkan dan merancang program-program untuk meningkatkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan abad ke-21. Lebih dari 1100 pemuda Aceh telah mengalami manfaat dari kegiatan yang kami adakan,” ungkapnya.

Jinoe berkomitmen untuk menciptakan platform terbaik guna memperkuat kapasitas pemuda Aceh, sehingga mereka tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional tetapi juga internasional.

“Kami akan terus menginspirasi kreativitas dan inovasi untuk mendukung kemajuan bangsa melalui generasi muda,” tandasnya.

Sekedar informasi, Yayasan Jinoe merupakan sebuah organisasi nirlaba yang dibentuk dan digerakkan oleh sekelompok anak muda yang berbasis di Kota Lhokseumawe yang mempunyai misi untuk menjadi platform peningkatan kapasitas pemuda untuk mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045 melalui pendidikan, pelatihan dan penelitian.[]

Share :

Baca Juga

Daerah

Gunakan Sabu, Polisi Tangkap Dua Wanita dan 1 Pria di Lhokseumawe

Daerah

Tiga Pria Penjual Orangutan di Aceh Tamiang Ditangkap Polisi

Daerah

PT PIM Salurkan Bantuan Masa Panik Untuk Korban Angin Kencang di Aceh Utara

Daerah

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak 173 Bangunan di Tanah Luas

Daerah

Promosikan Wisata, Pemko Lhokseumawe Gandeng Gen Z pada Ajang Duta Wisata

Ekonomi

Tembus Ratusan Triliun, Segini Uang Negara Habis Buat Gaji-Tukin PNS

Daerah

Gait Pendanaan Lembaga Internasional, Dosen Kedokteran Unimal Gelar Brain Awareness Week di Lhokseumawe

Daerah

Diisukan Maju Cagub, Ketua DPRA Minta Pj Gubernur Aceh Mundur-Tak Munafik