Home / Daerah / Hukum / Polisi

Senin, 18 Maret 2024 - 08:47 WIB

Terlibat Penganiyaan, Dua Geng Casper Diringkus Polisi

Lhokseumawe – Tim Opsnal Polsek Banda Sakti yang dipimpin oleh Kapolsek Banda Sakti, IPDA Arizal, S.H., berhasil melakukan penangkapan terhadap dua orang Remaja HS dan AJ dari komplotan geng Casper yang diduga terlibat dalam tindak pidana penganiayaan terhadap sesama anak di wilayah hukum Polres Lhokseumawe, Sabtu (16/3/2024) pukul 02.00 WIB.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto, SIK melalui Kapolsek Banda Sakti IPDA Arizal mengatakan, sebelumnya Polsek Banda Sakti menerima laporan dari masyarakat atas keterlibatan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh HS dan Aj dari Komplotan Geng Casper terhadap korban salah satu murid SMa di Kota Lhokseumawe.

Baca Juga  Selebgram Asal Aceh Jaya Jadi Tersangka Promosi Judi Online

“HS dan AJ berhasil diamankan di Desa Blang Peria Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, dan di sebuah rumah di Desa Panggoi Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe”ungkap Kapolsek.

Proses penangkapan tersebut, sebut IPDA Arizal, melibatkan koordinasi antara Kapolsek Banda Sakti dan Kapolsek Muara Dua.

Setelah mendapatkan informasi mengenai keberadaan kedua anak tersebut, tim opsional Polsek Banda Sakti segera bergerak dan berhasil menangkap mereka.

Baca Juga  Hitung Ulang Surat Suara, Kursi Gerindra di DPRA Beralih ke PAS di Aceh Timur

Selain kedua tersangka, barang bukti yang berhasil diamankan adalah satu lembar bendera Geng Casper, ungkap Kapolsek.

Selain itu, tambah IPDA Arizal, satu tersangka lainnya yakni Z , yang juga merupakan pelajar SMA, masih dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO) dengan barang bukti berupa satu buah pedang dan satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi tidak diketahui.

Kepada para tersangka ini, kata Kapolsek, dikenakan Pasal 80 Ayat (1) Jo Pasal 76 c Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Terhadap Anak, dengan ancaman pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan.

Penangkapan ini menjadi langkah tegas dalam menegakkan hukum dan memberikan perlindungan terhadap anak-anak yang menjadi korban kekerasan, tegas IPDA Arizal.[]

Share :

Baca Juga

Daerah

Hitung Ulang Surat Suara, Kursi Gerindra di DPRA Beralih ke PAS di Aceh Timur

Daerah

Selebgram Asal Aceh Jaya Jadi Tersangka Promosi Judi Online

Daerah

Unimal Gelar Lomba Opini Tingkat Nasional, Ini Para Pemenangnya

Daerah

Tiga Rumah Di Lhokseumawe Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Daerah

Pilkada Aceh 2024 dan Tahapannya

Berita Desa

Geuchik Bangka Jaya Adakan Pelatihan Penguatan Aparatur Gampong

Daerah

43 orang ditangkap dalam kasus penyelundupan etnis Rohingya ke Aceh

Daerah

Tokoh Ulama Peusijuek Danramil dan Kapolsek Dewantara yang Baru