Home / Hukum / Nasional

Rabu, 13 Maret 2024 - 22:16 WIB

Polisi Sita Aset Jaringan Narkoba Fredy Pratama Senilai Rp 422,20 Miliar

Petugas memasangkan borgol kepada tersangka saat rilis Pengungkapan Satgas Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba jaringan Fredy Pratama di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 3 Oktober 2023. Dalam keteranganya, Polri berhasil menangkap sebanyak 39 tersangka dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa 520 kg sabu, 280, 973 butir ekstasi, uang cash 22 miliar, barang perhiasan mewah senilai 1,82 miliar, kendaraan 20 unit, tanah dan bangunan. TEMPO/ Febri Angga Palguna

Petugas memasangkan borgol kepada tersangka saat rilis Pengungkapan Satgas Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba jaringan Fredy Pratama di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 3 Oktober 2023. Dalam keteranganya, Polri berhasil menangkap sebanyak 39 tersangka dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa 520 kg sabu, 280, 973 butir ekstasi, uang cash 22 miliar, barang perhiasan mewah senilai 1,82 miliar, kendaraan 20 unit, tanah dan bangunan. TEMPO/ Febri Angga Palguna

Jakarta – Polisi menangkap sejumlah orang yang masuk jaringan gembong narkoba Fredy Pratama dalam kasus tindak pidana pencucian uang atau TPPU narkotika. Penangkapan sejumlah tersangka ini disampaikan Kepala Satuan Tugas Penanggulangan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P3GN) Polri Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri dalam rilis di gedung Mabes Polri, Jakarta Pusat, hari ini.

Baca Juga  Selebgram Asal Aceh Jaya Jadi Tersangka Promosi Judi Online

“Tim P3GN sampai Maret 2024, telah menangkap jaringan Fredy Pratama lainnya,” kata Asep di Mabes Polri, Rabu, 13 Maret 2024.

Hingga kini polisi telah menangkap 50 orang yang diduga masuk jaringan Fredy Pratama dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) narkotika. “Lima orang di antaranya ditangkap Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah Jawa Tengah,” kata Asep.

Total penyitaan aset seluruh jaringan Fredy Pratama yang tertangkap itu senilai Rp 422,20 miliar. Para tersangka ini diduga melanggar Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Narkotika. Mereka terancam penjara 6 tahun dan 20 tahun penjara atau hukuman mati dan denda maksimal Rp 10 miliar.

Baca Juga  Selebgram Asal Aceh Jaya Jadi Tersangka Promosi Judi Online

Fredy Pratama adalah pengendali sindikat narkoba internasional. Hingga saat ini polisi belum menangkap gembong narkoba yang dijuluki sebagai Escobar Indonesia tersebut.

Mabes Polri telah mendeteksi keberadaan Fredy Pratama berada di Thailand. “Saya yakin dia masih di Thailand, tapi masih di dalam hutan,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Mukti Juharsa.

Mukti mengatakan akan berkoordinasi lagi bersama kepolisian Thailand (Royal Thai Police), BNM Polri dan Drugs Enforcement Administration (DEA) Amerika Serikat untuk menyita seluruh aset Fredy Pratama. Polisi masih menunggu putusan Lian Silas, mertua Fredy Pratama, inkrah. “Supaya bisa menyita semua aset-asetnya, semua di daerah, Thailand,” ucap dia.[tempo]

Share :

Baca Juga

Daerah

Selebgram Asal Aceh Jaya Jadi Tersangka Promosi Judi Online

Nasional

Magister Sosiologi Unimal Jalani Asesmen Lapangan untuk Akreditasi BAN-PT

Nasional

Begini Cara Cek Sertifikat Tanah Asli atau Palsu Online

Daerah

43 orang ditangkap dalam kasus penyelundupan etnis Rohingya ke Aceh

Daerah

Pegawai Honorer Aceh Besar Jadi Korban Penyekapan dan Perampokan, 3 Pelaku Ditangkap

Nasional

Begini Cara Memindahkan File Menggunakan Google Takeout

Nasional

Mengintip Gaji Ketua KPU Hasyim Asy’ari Sebelum Dipecat

Figur

Abuya Syech Amran Wali Al Khalidy Sambut Tiga Sultan di MPTT Cawang Jakarta