Home / Daerah / Politik

Jumat, 5 April 2024 - 17:14 WIB

Pengamat Politik: Pilkada 2024, Partai Aceh Lebih Cocok Berkoalisi Dengan Parnas

Pengamat Politik Universitas Malikussaleh, Teuku Kemal Fasya

Pengamat Politik Universitas Malikussaleh, Teuku Kemal Fasya

Lhokseumawe – Pengamat Politik Universitas Malikussaleh, Teuku Kemal Fasya menyarankan agar Partai Aceh memikirkan lebih dulu untuk mengusungkan kandidat calon Wakil Gubernur Aceh dari Partai Lokal yang akan mendampingi Muzakir Manaf atau Mualem di Pilkada 2024 mendatang.

Pasalnya dalam Pemilu 2024 kemarin, hampir seluruhnya Partai Lokal anjlok perolehan suara memperebut kursi DPR Aceh. Misalkan PNA turun drastis suaranya, karena dilihat dari migrasi beberapa kader PNA ke pos pemilihan lain, seperti Darwati A. Gani yang maju sebagai anggota DPD dan Samsul Bahri yang merupakan kader PNA yang berhasil mendapatkan kursi DPR RI melalui Partai Golkar.

Baca Juga  Gunakan Sabu, Polisi Tangkap Dua Wanita dan 1 Pria di Lhokseumawe

“Jika dilihat Parlok lain di Pemilu 2024 kemarin yang agak muncul itu Partai Adil Sejahtera(PAS) Aceh sebagai representasi ulama. Jika Partai Aceh mengusung Wakil Gubernur dari Partai Lokal kemungkinan akan membentuk koalisi dengan PAS Aceh,”kata Teuku Kemal, Jumat (5/4/2024).

Teuku Kemal menyebutkan PAS Aceh merupakan partai lokal baru mencatat sukses awal di Pemilu 2024. Dikarenakan melalui PAS Aceh ada dampak elektoral meskipun tidak besar dan di Pemilu 2024 kemari PAS Aceh berhasil memperoleh tiga kursi di DPR Aceh.

“Jadi jika Partai Aceh dan PAS Aceh berkoalisi untuk Pilkada 2024 mendatang, silahkan saja,”katanya.

Baca Juga  Gunakan Sabu, Polisi Tangkap Dua Wanita dan 1 Pria di Lhokseumawe

Teuku Kemal juga mempertanyakan kenapa Partai Aceh tidak berkoalisi dengan Partai Gerindra. Padahal beberapa waktu yang lalu, Mualem meminta masyarakat Aceh untuk mendukung Capres dan Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo – Gibran di Pemilu 2024 kemarin dengan tujuan memuluskan implementasi MoU Helsinki. Meskipun di Pemilu 2024 kemari, Capres dan Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo – Gibran ambruk di Aceh.

“Jadi menurut saya lihat Partai Aceh Itu lebih cocok berkoalisi dengan Partai Gerindra, dikarenakan nanti bersinergi dengan kepentingan nasional. Bila berkoalisi dengan Parlok, maka hanya berhenti di lokal saja dan tidak ada perwakilan di nasional. Maka itu, Partai Aceh harus berpikir lebih dulu untuk membentuk koalisi di Pilkada 2024 mendatang,” pungkasnya.[]

Share :

Baca Juga

Daerah

Gunakan Sabu, Polisi Tangkap Dua Wanita dan 1 Pria di Lhokseumawe

Daerah

Tiga Pria Penjual Orangutan di Aceh Tamiang Ditangkap Polisi

Daerah

PT PIM Salurkan Bantuan Masa Panik Untuk Korban Angin Kencang di Aceh Utara

Daerah

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak 173 Bangunan di Tanah Luas

Daerah

Promosikan Wisata, Pemko Lhokseumawe Gandeng Gen Z pada Ajang Duta Wisata

Nasional

Keponakan Prabowo, Thomas Djiwandono Calon Wakil Menteri Keuangan, Untuk Memuluskan Transisi Kekuasaan?

Daerah

Gait Pendanaan Lembaga Internasional, Dosen Kedokteran Unimal Gelar Brain Awareness Week di Lhokseumawe

Daerah

Diisukan Maju Cagub, Ketua DPRA Minta Pj Gubernur Aceh Mundur-Tak Munafik