Home / Daerah / Ekonomi

Kamis, 21 Maret 2024 - 14:33 WIB

Mampu Kendalikan Inflasi, Kota Lhokseumawe Raih Peringkat 10 Terbaik Nasional

 Penjabat (Pj) Wali Kota Lhokseumawe A. Hanan, menghadiri kick off SERAMBI tahun 2024 yang digelar Bank Indonesia (BI) di Halaman Museum Kota Lhokseumawe, Rabu (20/3/2024).

Penjabat (Pj) Wali Kota Lhokseumawe A. Hanan, menghadiri kick off SERAMBI tahun 2024 yang digelar Bank Indonesia (BI) di Halaman Museum Kota Lhokseumawe, Rabu (20/3/2024).

Lhokseumawe – Penjabat (Pj) Wali Kota Lhokseumawe A. Hanan, menghadiri kick off SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri) tahun 2024 yang digelar Bank Indonesia (BI) di Halaman Museum Kota Lhokseumawe, Rabu (20/3/2024).

Serambi 2024 yang dirangkai dengan pasar murah ini mengusung tema ”Bijak Gunakan Rupiah di Bulan Penuh Berkah”. Pada momen tersebut Pj Wali Kota A. Hanan sampaikan bahwa angka inflasi Kota Lhokseumawe saat ini adalah 1,5 persen meningkat daripada sebelumnya adalah 1,33 persen.

Baca Juga  Tiga Rumah Di Lhokseumawe Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

“Kota Lhokseumawe masuk dalam 10 besar di seluruh Indonesia sebagai kota dengan pengendalian inflasi terbaik. Kita berharap ada kompensasi pendanaan dari pusat sebagai apresiasi atas hasil upaya yang telah kita lakukan selama ini,” harap Pj Wako A. Hanan.

Pemko Lhokseumawe telah mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan inflasi, di antaranya dengan rutin menggelar Ahad Festival, Pasar Raya Tani, dan Bazar Ramadhan. Selain itu, Pemko juga memfasilitasi pertemuan antara pedagang grosir dengan pihak perbankan, dengan tujuan untuk memperkuat kerjasama terkait pendanaan dan mendorong agar pedagang tidak mengambil keuntungan berlebihan dari penjualan grosirannya.

Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kota Lhokseumawe Gunawan dalam sambutannya mengatakan kick off Serambi 2024, dan rangkaian acara pasar murah hari ini adalah kolaborasi Pemko Lhokseumawe dan Bank Indonesia untuk memajukan daerah Kota Lhokseumawe.

Baca Juga  Geuchik Bangka Jaya Adakan Pelatihan Penguatan Aparatur Gampong

Kebutuhan rupiah pada tahun ini 2,2 Triliun peningkatan 4,8% dari tahun sebelumnya seiring meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang hari besar keagamaan (Idul Fitri). Gunawan juga sebutkan ada 34 titik penukaran uang baik di Kota Lhokseumawe, Aceh Utara, Bireuen, Langsa, Bener Meriah, Takengon, hingga Gayo Lues dan Kutacane. Adanya 34 titik ini sangat membantu pengedaran uang layak edar.

Untuk penukaran uang, lanjutnya, masyarakat dapat melalui aplikasi PINTAR BI dengan mendaftar terlebih dulu. Kemudian akan terdata dengan baik. Data ini, kata Gunawan, realisasi penukaran tahun 2024 akan menjadi dasar proyeksi BI untuk Ramadan tahun berikutnya.[]

Share :

Baca Juga

Daerah

Tiga Rumah Di Lhokseumawe Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Daerah

Pilkada Aceh 2024 dan Tahapannya

Berita Desa

Geuchik Bangka Jaya Adakan Pelatihan Penguatan Aparatur Gampong

Daerah

43 orang ditangkap dalam kasus penyelundupan etnis Rohingya ke Aceh

Daerah

Tokoh Ulama Peusijuek Danramil dan Kapolsek Dewantara yang Baru

Berita Desa

DPC APDESI Aceh Utara Terbentuk, Murdani Ucapkan Selamat

Daerah

Pegawai Honorer Aceh Besar Jadi Korban Penyekapan dan Perampokan, 3 Pelaku Ditangkap

Daerah

Teuku Kemal Fasya: Reformasi 1998 Terancam oleh Pelemahan Pemberantasan Korupsi