Home / Dunia / Politik

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:24 WIB

Joe Biden Blokir Total China, Xi Jinping Tak Butuh Amerika

Foto: AFP/SAUL LOEB

Foto: AFP/SAUL LOEB

Linkka Media – Pemerintahan Xi Jinping mengganti semua produk yang digunakan sejumlah sektor dengan hasil buatan dalam negeri. Kebijakan ini dilakukan setelah rentetan kebijakan pemblokiran teknologi China yang dilakukan pemerintah Amerika Serikat (AS).

Pada bulan Oktober 2022, pemerintah Joe Biden merilis aturan pemblokiran untuk China. Tahun ini, aturan itu diperluas dan kemungkinan akan terus diperbarui setiap tahunnya.

Baca Juga  Soal Putusan Mahkamah Internasional terhadap Israel, Ini Kata Pemerintah China

Dengan langkah yang dibuat AS, China berusaha untuk mendukung kemandirian lokal. Cara itu diharapkan bisa membuat mereka bisa bertahan dan tak bergantung lagi pada teknologi Barat.

Laporan ini berasal dari Reuters yang mengutip tender dari pemerintah, militer, dan entitas terkait negara. Kebijakan tersebut juga telah dilakukan sejak tahun lalu dan ditingkatkan pada 2023 ini.

BUMN setempat, misalnya, telah melakukan penggantian semua sistem software kantor dengan produk lokal. Ini dilakukan hingga tahun 2027 mendatang.

Sekarang kebijakan tersebut meluas ke sektor lainnya. Menurut dua orang sumber, target kebijakan selanjutnya menyasar sektor telekomunikasi dan keuangan, dikutip dari Reuters, Senin (30/10/2023).

Baca Juga  Soal Putusan Mahkamah Internasional terhadap Israel, Ini Kata Pemerintah China

Kebijakan menggunakan produk lokal pada sektor keuangan didukung penuh oleh para peneliti negara. Mereka mengatakan sektor itu merupakan industri yang berpotensi diretas oleh pihak Barat.

Jumlah tender yang dilakukan juga mengalami peningkatan. September 2022 lalu jumlahnya 119 tender meningkat menjadi 235 tahun ini.

Bukan hanya jumlah tender, nilai proyek juga diperkirakan meningkat tiga kali lipat dari tahun 2022. Database Kementerian Keuangan China mencatat nilai proyek mencapai 156,9 juta yuan.

Namun sayang, proyek mendukung produk lokal ini akan sedikit terhambat. Pasalnya, China masih belum memiliki kemampuan mumpuni di bidang manufaktur chip dan akan menghalangi membuat produk buatan sendiri.[cnbcindonesia.com]

Share :

Baca Juga

Dunia

Soal Putusan Mahkamah Internasional terhadap Israel, Ini Kata Pemerintah China

Nasional

Keponakan Prabowo, Thomas Djiwandono Calon Wakil Menteri Keuangan, Untuk Memuluskan Transisi Kekuasaan?

Daerah

Diisukan Maju Cagub, Ketua DPRA Minta Pj Gubernur Aceh Mundur-Tak Munafik

Daerah

Hitung Ulang Surat Suara, Kursi Gerindra di DPRA Beralih ke PAS di Aceh Timur

Daerah

Pilkada Aceh 2024 dan Tahapannya

Dunia

Akankah Kembalinya Wajib Militer Lindungi Eropa?

Dunia

Kamp Pengungsi Khan Younis Dibantai Israel, 71 Orang Tewas

Agama

Dua Jemaah Haji Aceh Meninggal Dunia di Arab Saudi