Home / Daerah

Sabtu, 18 Mei 2024 - 17:54 WIB

Dijadikan Arena PON, Pengungsi Rohingya di Banda Aceh Dipindah ke Lhokseumawe

Pengungsi Rohingya yang sudah kembali ke Balai Meuseuraya Aceh pada Kamis (28/12/2023). Pada Rabu (27/12/2023), mereka sempat dibawa paksa keluar dari tempat penampungan itu oleh sejumlah mahasiswa.(KOMPAS.com/ZUHRI NOVIANDI)

Pengungsi Rohingya yang sudah kembali ke Balai Meuseuraya Aceh pada Kamis (28/12/2023). Pada Rabu (27/12/2023), mereka sempat dibawa paksa keluar dari tempat penampungan itu oleh sejumlah mahasiswa.(KOMPAS.com/ZUHRI NOVIANDI)

Banda Aceh – Sebanyak 76 pengungsi Rohingya yang selama ini ditempatkan di Balai Meuseuraya Aceh (BMA), Kota Banda Aceh, dipindahkan ke Lhokseumawe. Alasannya, lokasi tersebut bakal dijadikan salah satu arena PON Aceh-Sumut pada September 2024.

“Iya benar (sudah dipindahkan dari Basement BMA) tadi malam dini hari, informasi yang kita dapat dipindahkan ke Imigrasi Lhokseumawe,” kata Protection Associate UNHCR, Faisal Rahman, di Banda Aceh, Jumat (17/5/2024).

Sebelumnya, Pemerintah Aceh jauh-jauh hari sudah menyatakan pemindahan pengungsi Rohingya dari BMA karena lokasi itu digunakan untuk salah satu arena pertandingan PON Aceh-Sumut. Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah kala itu berjanji menyelesaikan permasalahan pengungsi Rohingya tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kemanusiaan.

Baca Juga  Selamat, Magister Administrasi Publik Unimal Peroleh Akreditasi Unggul

Faisal mengatakan, pemindahan tersebut karena memang BMA nantinya dijadikan salah satu venue PON, dan banyak kegiatan lainnya yang bakal dilaksanakan di gedung tersebut. “Karena memang BMA ingin digunakan untuk venue PON dan ada kegiatan-kegiatan yang mungkin akan dilakukan,” ujarnya.

Sehingga, keberadaan para pengungsi Rohingya tersebut tidak tepat lagi di BMA, dan dinilai dapat mengganggu proses pelaksanaan event olahraga terbesar di Indonesia itu. “Jadi pemerintah mengambil kebijakan untuk memindahkan mereka ke tempat yang lain. Dan memang BMA bukan tempat yang cocok untuk menampung pengungsi Rohingya,” demikian Faisal Rahman.

Sebagai informasi, gedung BMA tersebut nantinya bakal menjadi salah satu arena PON Aceh-Sumut 2024 untuk dua cabang olahraga yakni muay thai dan tarung derajat. Sebanyak 76 pengungsi Rohingya yang ditempatkan di Balai Meuseuraya Aceh (BMA) telah dipindahkan ke Lhokseumawe, karena lokasi tersebut bakal dijadikan salah satu venue PON Aceh-Sumut September mendatang.

“Iya benar (sudah dipindahkan dari Basement BMA) tadi malam dini hari, informasi yang kita dapat dipindahkan ke Imigrasi Lhokseumawe,” kata Protection Associate UNHCR, Faisal Rahman, di Banda Aceh, Jumat.

Baca Juga  Sambut HUT ke-56, BPJS Kesehatan Gelar Lomba Cover Lagu: Total Hadiah Rp40 Juta

Sebelumnya, Pemerintah Aceh jauh-jauh hari sudah menyatakan pemindahan pengungsi Rohingya dari BMA karena lokasi itu digunakan untuk salah satu arena pertandingan PON Aceh-Sumut. Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah kala itu berjanji menyelesaikan permasalahan pengungsi Rohingya tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kemanusiaan.

Faisal mengatakan, pemindahan tersebut karena memang BMA nantinya dijadikan salah satu venue PON, dan banyak kegiatan lainnya yang bakal dilaksanakan di gedung tersebut.

“Karena memang BMA ingin digunakan untuk venue PON dan ada kegiatan-kegiatan yang mungkin akan dilakukan,” ujarnya.

Sehingga, keberadaan para pengungsi Rohingya tersebut tidak tepat lagi di BMA, dan dinilai dapat mengganggu proses pelaksanaan event olahraga terbesar di Indonesia itu.

“Jadi pemerintah mengambil kebijakan untuk memindahkan mereka ke tempat yang lain. Dan memang BMA bukan tempat yang cocok untuk menampung pengungsi Rohingya,” kata Faisal Rahman.

Sebagai informasi, gedung BMA tersebut nantinya bakal menjadi salah satu arena PON Aceh-Sumut 2024 untuk dua cabang olahraga yakni muay thai dan tarung derajat.[]

Sumber: Republika

Share :

Baca Juga

Daerah

Selamat, Magister Administrasi Publik Unimal Peroleh Akreditasi Unggul

Daerah

Kolaborasi dengan PDGI, PT PIM Realisasikan Program Aku Sehat

Daerah

Sambut HUT ke-56, BPJS Kesehatan Gelar Lomba Cover Lagu: Total Hadiah Rp40 Juta

Daerah

Gunakan Sabu, Polisi Tangkap Dua Wanita dan 1 Pria di Lhokseumawe

Daerah

Tiga Pria Penjual Orangutan di Aceh Tamiang Ditangkap Polisi

Daerah

PT PIM Salurkan Bantuan Masa Panik Untuk Korban Angin Kencang di Aceh Utara

Daerah

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak 173 Bangunan di Tanah Luas

Daerah

Promosikan Wisata, Pemko Lhokseumawe Gandeng Gen Z pada Ajang Duta Wisata