Home / Dunia

Jumat, 24 Mei 2024 - 09:30 WIB

Daftar 146 Negara Pendukung Palestina, Terbaru dari Eropa!

Foto: Para pengunjuk rasa berbaris dan mengibarkan bendera menentang perang Israel-Hamas bersamaan dengan KTT APEC yang berlangsung Selasa, 14 November 2023, di San Francisco. (AP/Godofredo A. Vásquez)

Foto: Para pengunjuk rasa berbaris dan mengibarkan bendera menentang perang Israel-Hamas bersamaan dengan KTT APEC yang berlangsung Selasa, 14 November 2023, di San Francisco. (AP/Godofredo A. Vásquez)

Banyak negara tidak mengakui Palestina sebagai sebuah negara. Namun berbeda dengan tiga negara yang akan mengakui negara Palestina.

Negara Palestina adalah negara berdaulat yang diakui sebagian, mirip dengan Kosovo dan Taiwan, yang saat ini diklasifikasikan sebagai “negara pengamat non-anggota” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pada April 2022, Palestina 138 dari 193 anggota PBB (dan satu pengamat) telah mengakui Palestina.

Sebagai catatan, secara geografis, Palestina berada terletak di Timur Tengah Mediterania dan terdiri dari dua wilayah yang tidak bersebelahan: Tepi Barat dan Jalur Gaza. Wilayah-wilayah ini dipisahkan oleh Israel, negara lain yang diakui secara parsial.

Palestina dan Israel adalah dua pemain utama dalam konflik Israel-Palestina, sebuah perselisihan politik dan militer yang menyebabkan baik orang Yahudi Palestina maupun orang Arab/Muslim Israel mengklaim wilayah yang sama, khususnya kota Yerusalem yang dianggap suci oleh kedua agama.

Kendati kedua negara tersebut saat ini sedang terjebak dalam permasalahan politik yang kompleks, dan terkadang mengalami kebuntuan yang disertai kekerasan, Palestina terus mencari pengakuan formal dari sejumlah negara anggota PBB sehingga negara tersebut juga dapat memperoleh status anggota penuh PBB.

Baca: Fenomena Crazy Rich Iran Tak Menetap di Negaranya, Kenapa?

Tiga Negara Eropa Resmi Akui Negara Palestina yang Merdeka

Perdana Menteri (PM) Norwegia, Spanyol, dan Irlandia menegaskan pada Rabu (22/5/2024) bahwa Palestina merupakan negara yang merdeka.

Keputusan ini diharapkan dapat menghasilkan resolusi damai atas konflik yang telah berkecamuk selama lebih dari 75 tahun

PM Norwegia Jonas Gahr Store memberi penguman di Oslo. Ia berujar pengakuan resmi akan terbit 28 Mei.

“Pengakuan terhadap Palestina adalah cara untuk mendukung kekuatan moderat yang telah kehilangan kekuatan dalam konflik yang berkepanjangan dan brutal ini,” tambahnya.

“Hal ini pada akhirnya memungkinkan dilanjutkannya proses menuju pencapaian solusi dua negara,” tegasnya.

PM Spanyol Pedro Sanchez berujar di Madrid. Ia juga menegaskan 28 Mei sebagai hari pengakuan resmi.

“Selasa depan, 28 Mei, kabinet Spanyol akan menyetujui pengakuan negara Palestina,” ujarnya seraya mengkritik PM Israel Benjamin Netanyahu yang katanya bisa menempatkan “solusi dua negara dalam bahaya dengan kebijakannya yang menimbulkan rasa sakit dan kehancuran di Jalur Gaza”.

Sementara itu PM Irlandia Simon Harris memberi keterangan di Dublin. Menurutnya Irlandia memuji hari ini, menyebut pengakuan Palestina sebagai “hari bersejarah dan penting bagi Irlandia dan Palestina”.

Daftar Negara yang Akui Palestina

Dikutip dari worldpopulationreview, lebih dari 100 negara telah mengakui Palestina sebagai sebuah negara, tak terkecuali Swedia yang hingga saat ini menjadi satu-satunya anggota Uni Eropa (UE) yang secara sepihak mengakui Palestina sebagai sebuah negara. Beberapa negara Eropa lainnya mengadopsi posisi tersebut sebelum mereka bergabung dengan UE.

Daftar Negara yang Mengakui Palestina

AfghanistanNovember 16, 1988
AlbaniaNovember 17, 1988
AlgeriaNovember 15, 1988
AngolaDecember 6, 1988
Antigua and BarbudaSeptember 22, 2011
ArgentinaDecember 6, 2010
AzerbaijanApril 15, 1992
BahrainNovember 15, 1988
BangladeshNovember 16, 1988
BelarusNovember 19, 1988
BelizeSeptember 9, 2011
BeninMay 1, 1989
BhutanDecember 25, 1988
BoliviaDecember 17, 2010
Bosnia and HerzegovinaMay 27, 1992
BotswanaDecember 19, 1988
BrazilDecember 3, 2011
BruneiNovember 17, 1988
BulgariaNovember 25, 1988
Burkina FasoNovember 21, 1988
BurundiDecember 22, 1988
CambodiaNovember 21, 1988
Cape VerdeNovember 24, 1988
Central African RepublicDecember 23, 1988
ChadDecember 1, 1988
ChileJanuary 7, 2011
ChinaNovember 20, 1988
ColombiaAugust 3, 2018
ComorosNovember 21, 1988
Costa RicaFebruary 5, 2008
CubaNovember 16, 1988
CyprusNovember 18, 1988
Czech RepublicNovember 18, 1988
DjiboutiNovember 17, 1988
DominicaSeptember 19, 2011
Dominican RepublicJuly 15, 2009
DR CongoDecember 18, 1988
EcuadorDecember 27, 2010
EgyptNovember 18, 1988
El SalvadorAugust 25, 2011
Equatorial GuineaMay 1, 1989
EswatiniJuly 1, 1991
EthiopiaFebruary 4, 1989
GabonDecember 12, 1988
GambiaNovember 18, 1988
GeorgiaApril 25, 1992
GhanaNovember 29, 1988
GrenadaSeptember 25, 2011
GuatemalaApril 9, 2013
GuineaNovember 21, 1988
Guinea-BissauNovember 21, 1988
GuyanaJanuary 13, 2011
HaitiSeptember 27, 2013
HondurasAugust 26, 2011
HungaryNovember 23, 1988
IcelandDecember 15, 2011
IndiaNovember 18, 1988
IndonesiaNovember 15, 1988
IranFebruary 4, 1988
IraqNovember 15, 1988
Ivory CoastDecember 1, 2008
JordanNovember 16, 1988
KazakhstanApril 6, 1992
KenyaMay 1, 1989
KuwaitNovember 15, 1988
KyrgyzstanNovember 1, 1995
LaosDecember 2, 1988
LebanonNovember 30, 2008
LesothoMay 3, 2011
LiberiaJuly 1, 2011
LibyaNovember 15, 1988
MadagascarNovember 16, 1988
MalawiOctober 23, 1998
MalaysiaNovember 15, 1988
MaldivesNovember 28, 1988

Share :

Baca Juga

Dunia

Akankah Kembalinya Wajib Militer Lindungi Eropa?

Dunia

Kamp Pengungsi Khan Younis Dibantai Israel, 71 Orang Tewas

Agama

Dua Jemaah Haji Aceh Meninggal Dunia di Arab Saudi

Dunia

Keir Starmer Resmi Dilantik Jadi PM Baru Inggris

Dunia

Terungkap! AS Kirim 27.100 Bom & Rudal ke Israel untuk Bombardir Gaza

Dunia

Rombongan Unimal Disambut Duta Besar Rusia

Dunia

Sosok Raja Muslim Terkaya Sepanjang Sejarah, Harta Tembus Rp 8.000 T

Dunia

Unimal Jalin Kerja Sama dengan KSPEU Kazan Rusia