Home / Otomotif / Teknologi

Rabu, 8 Mei 2024 - 20:23 WIB

Cara Pakai “No Thanks”, Aplikasi untuk Scan Produk Afiliasi Israel

Aplikasi No Thanks

Aplikasi No Thanks

JAKARTA – Aplikasi bernama “No Thanks” mendadak viral setelah banyaknya seruan boikot terhadap produk-produk yang terafiliasi dengan Israel.

“No Thanks” menjadi penyelamat bagi mereka yang ingin mendukung Palestina, dengan berhenti memberikan support terhadap pihak-pihak pro-Israel.

Cara kerja “No Thanks” yakni dengan mengidentifikasi produk pro-Israel, dengan cara melakukan scan pada barcode produk.

Baca Juga  Kamp Pengungsi Khan Younis Dibantai Israel, 71 Orang Tewas

Selain scan, penggunanya juga bisa memasukkan nama barang untuk mengetahui apakah produk tersebut terafiliasi dengan Israel atau tidak.

Nantinya jawaban mengenai produk akan muncul setelah beberapa detik. Aplikasi tersebut juga akan menginformasikan detail produk. Meskipun sempat di-banned oleh Google Play, aplikasi ini akhirnya muncul kembali dan dapat diunduh oleh para pengguna Android.

Sayangnya aplikasi ini masih belum tersedia untuk pengguna iPhone. Berikut link download aplikasi “No Thanks” untuk identifikasi produk yang terafiliasi dengan Israel. Klik di sini.

Sosok di balik aplikasi “No Thanks”

Dilansir dari keterangan aplikasinya sendiri, “No Thanks” dikembangkan oleh Ahmed Bashbash, yang saat ini tinggal di Hongaria. Kemudian menurut DW, Ahmed Bashbash mengaku merupakan warga Palestina asal Gaza.

Baca Juga  Kamp Pengungsi Khan Younis Dibantai Israel, 71 Orang Tewas

Bashbash mengatakan dia kehilangan saudara laki-lakinya dan dua saudarinya saat pertempuran Hamas dan Israel memuncak. Saudara dan saudarinya tersebut meninggal lantaran tidak mendapatkan perawatan medis yang sesuai standar pada tahun 2020 lalu.

“Saya melakukan ini atas nama saudara laki-laki dan perempuan saya yang hilang karena pendudukan brutal ini, dan tujuan saya adalah mencoba mencegah apa yang terjadi pada saya terjadi pada warga Palestina lainnya,” kata Bashbash kepada DW melalui email.

Dengan ambisi tersebut, Ahmed Bashbash kemudian menyusun daftar perusahaan yang diduga mendukung Israel dengan bantuan situs “Boycotzionism” dan “Ulastempat”.[Bisnis.com]

Share :

Baca Juga

Blockchain

Hubungan Antara Blockchain dan AI

Nasional

Begini Cara Memindahkan File Menggunakan Google Takeout

Nasional

Mengenal Ransomware Brain Cipher yang Menyerang PDN

Nasional

Tingkatkan Keamanan Siber, Pemerintah Didorong Manfaatkan AI

Nasional

M-Banking Target Utama Penipu Buat Kuras Rekening, Kenali Modusnya

Daerah

Pj Gubernur Aceh akan Buka Pameran TTG di Nagan Raya, Ini Jadwalnya

Dunia

Starlink Milik Elon Musk Masuk RI, Dikawal Luhut Sejak Awal

Nasional

Hankook iON Race Tampil Optimal dalam Debut Formula E Tokyo E-Prix