Home / Daerah

Jumat, 19 April 2024 - 20:54 WIB

APDESI Minta Perubahan UU Desa Bisa Diterapkan di Aceh Meski ada UUPA

Sejumlah kepala desa (kades) dari sejumlah daerah membubarkan diri usai berunjukrasa di depan gedung DPR RI Jakarta (ANTARA/Walda Marison)

Sejumlah kepala desa (kades) dari sejumlah daerah membubarkan diri usai berunjukrasa di depan gedung DPR RI Jakarta (ANTARA/Walda Marison)

Banda Aceh – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kota Banda Aceh berharap perubahan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa bisa diterapkan di Aceh, meskipun daerah ini memiliki UU Pemerintah Aceh.

“Partisipasi aktif keuchik (kepala desa) sangat penting untuk memperjuangkan perubahan itu (UU Desa) bisa diterapkan di Aceh,” kata Ketua APDESI Banda Aceh, Alta Zaini, di Banda Aceh, Kamis.

Baca Juga  Kolaborasi dengan PDGI, PT PIM Realisasikan Program Aku Sehat

Alta meminta seluruh keuchik di kota setempat mendukung dan memperjuangkan penerapan UU tersebut dengan ikut beraudiensi bersama DPRA dan Pemerintah Aceh, serta rapat umum gampong yang segera dilaksanakan.

Dirinya menjelaskan, perubahan regulasi itu mengubah masa jabatan kepala desa dari sebelumnya enam tahun menjadi delapan tahun.

Namun, mereka masih bingung dengan Aceh apakah UU tersebut dapat diberlakukan mengingat provinsi ini memiliki UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh (UUPA).

Baca Juga  Sambut HUT ke-56, BPJS Kesehatan Gelar Lomba Cover Lagu: Total Hadiah Rp40 Juta

“Karena, dalam UUPA tersebut juga mengatur bahwa masa jabatan keuchik/kepala desa hanya selama dua periode atau enam tahun,” ujarnya.

Sebagai Ketua APDESI Banda Aceh, dirinya menyerukan kepada seluruh keuchik di ibu kota provinsi Aceh itu untuk menghadiri agenda pertemuan terkait penerapan UU Desa tersebut di Aceh.

Dirinya menegaskan, kehadiran para kepala desa dalam pertemuan dan rapat umum itu sangat penting, sehingga perubahan regulasi itu dapat diterapkan juga di Aceh.

“Maka, partisipasi aktif dari seluruh keuchik dalam audiensi ini penting guna memperjuangkan bisa diterapkan di Provinsi Aceh,” demikian Alta Zaini.(ANTARA)

Share :

Baca Juga

Daerah

Selamat, Magister Administrasi Publik Unimal Peroleh Akreditasi Unggul

Daerah

Kolaborasi dengan PDGI, PT PIM Realisasikan Program Aku Sehat

Daerah

Sambut HUT ke-56, BPJS Kesehatan Gelar Lomba Cover Lagu: Total Hadiah Rp40 Juta

Daerah

Gunakan Sabu, Polisi Tangkap Dua Wanita dan 1 Pria di Lhokseumawe

Daerah

Tiga Pria Penjual Orangutan di Aceh Tamiang Ditangkap Polisi

Daerah

PT PIM Salurkan Bantuan Masa Panik Untuk Korban Angin Kencang di Aceh Utara

Daerah

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak 173 Bangunan di Tanah Luas

Daerah

Promosikan Wisata, Pemko Lhokseumawe Gandeng Gen Z pada Ajang Duta Wisata